Persaingan yang semakin ketat (Zahid): Jumlah bisnis F&B terus meningkat, baik dari pelaku usaha besar maupun UMKM. Hal ini menyebabkan persaingan menjadi semakin ketat. Pelaku usaha dituntut untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah kepada konsumen agar tetap relevan.
Kontrol akan Kualitas produk yang dijual (Kian): Dalam bisnis supplier makanan sangat penting untuk menjaga kualitas produk yang dijual karena jika keluar informasi tentang perusahaan ini tidak bisa menjaga kualitasnya akan ada banyak konsekuensi seperti kehilangan partner dan kerugian reputasi
Contoh kasus: Chipotle Mexican Grill pada tahun 2015
**Saran:
Mengadopsi standar SMK seperti ISO 22000 atau HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points):** dapat membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengelola risiko terkait keamanan pangan.
Melatih Karyawan: Memberikan pelatihan yang rutin kepada karyawan tentang praktik terbaik dalam pengolahan dan penanganan makanan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kualitas.
Pengujian Produk Secara Rutin: Melakukan pengujian laboratorium secara rutin terhadap produk yang dihasilkan untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar kualitas dan keamanan yang diharapkan.